SAHABATKU, MILA

on Selasa, 15 Juli 2014


Namanya MILA, dia salah satu sahabat terbaik ku sekaligus guru dalam mendalami ilmu Broadcast. Cukup lama kami bersama, dalam suka dan duka. Persahabatan kami tidak hanya sebatas kata tapi melebihi layaknya saudara.

MILA merupakan seniorku di salah satu radio tempat kerjaku, kami sering melakukan diskusi tentang banyak hal, mulai permasalahan pribadi hingga mendiskusikan masalah peningkatan kreatifitas dalam mengembangkan kwalitas perusahaan. Bukan hanya itu saja, masalah pacar, teman baru, pengalaman seru ku juga tak luput dari menu utama diskusi kami saat bertemu. Asyiik deh pokoknya..

Tidak hanya itu, kami juga sering mengalami masalah-masalah yang bertolak belakang dengan prinsip pribadi. Tapi karena kami sudah sering komunikasi dan sudah saling kenal karakter masing-masing, permasalahan yang timbul tak pelak tenggelam begitu saja dengan penuh kesadaran tanpa harus ada yang menjadi korban perasaan.

MILA, aku sering menyebutnya mbak MILA jika bicara dengan orang lain. Aku juga sering memanggilnya IBU (Ibu gaul maksudnya) bila berkomunikasi langsung. Dengan anak dan suamiya, kami sudah memiliki rasa emosional persaudaraan. Bila ada kesalahan, kami sudah tidak terlalu sungkan untuk saling mengingatkan. Dengan keluarganya, aku sudah menjadi bagian dari keluarganya juga, termasuk dengan adiknya yang kembar.

tentu kalau bercerita tentang MILA, tidak cukup satu halaman saja yang bisa ku tulis, sebab terlalu banyak cerita yang tak mungkin ku pendam, karena MILA telah menjadi salah satu sahabat terbaikku yang selama ini banyak membantu ku dalam berkarya. Dan seiring perjalanan waktu, aku akan tulis bebrapa versi kisah kami disini.

0 komentar:

Posting Komentar